BENTUK KOMPOSISI MUSIK PERKUSI

kreativitasTelah dijelaskan di tulisan sebelumnya 9materi belajar), komposisi music perkusi adalah menyusun susunan pola ritmik yang dimainkan bersama menurut fungsi alat/instrument masing-masing. Komposisi music membentuk pattern/pola yang dimainkan berulang-ulang.

Untuk membentuk secara keseluruhan komposisi music, Anda harus menyusun berurutan kapan patern-patern itu dimainkan. Sebagai pedoman susunan komposisi kita bersandar kepada bentuk komposisi pada umumnya, yakni sebagai berikut :

  1. Introduction atau Intro : Awalan Musik / music pengantar.
  2. Lagu 1
  3. Lagu 2
  4. Reff
  5. Interlude : music tengah, biasanya improvisasi bertema.
  6. Lagu 2
  7. Reff
  8. Coda : Musik Penutup.

Tetapi dalam bentuk komposisi music perkusi, hal di atas bukan sesuatu yang mutlak. Anda bisa kreasikan sesuai dengan kreativitas yang berkembang.

Contoh : (nama patern dengan abjad)

Intro – A8 – A8 – B8 – B8 – Intro – A8 – A8 – C8 – C8 – Intro – D8 – D8 – E8 – E8 – Coda

Keterangan :

  • Intro      = bentuk patern Monophonie, dimainkan 1 kali, serempak untuk semua alat sama.
  • A8           = patern A dimainkan 8 bar (angka 8 menunjukkan jumlah bar dimainkan)
  • Intro tengah = Intro Awal
  • Coda      = patern khusus bentuk Monophonie, menciptakan klimaks music.

Untuk penyajian, Tempo Metronome : 120-140 (kira-kira seperti berjalan cepat)

Performing Art

Sebagai tambahan, Anda harus sadar, music perkusi adalah bentuk music yang tidak nyaman untuk sekedar didengarkan. Oleh sebab itu dalam penyajian group, Group Anda sebisanya berikan penguatan pada Performing Arts. Anda bisa warnai dengan penggunaan kostum yang unik, koreografi, sedikit membuat kejutan dalam aksen cara memukul instrument, penambahan yel-yel atau teriakan-teriakan yang memancing respon penonton, dll. Intinya bahwa sajian Anda sangat layak untuk ditonton dan diapresiasi.

SELAMAT BERKARYA

Media Social, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *