Kreativitas

Kreativitas.

Bottle from Kirsten Lepore on Vimeo.

Dalam berbagai literature, menyebutkan bahwa kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menghasilkan karya dari sebuah pengalaman dan pengetahuan yang dialaminya. Kreativitas mengarah kepada 3 hal, yakni : usaha pengembangan karya yang sudah ada, menciptakan karya-karya yang benar-benar baru, dan melahirkan gagasan yang terpendam, berupa embrio semata. Setiap orang dilahirkan menjadi insan kreatif. Kapasitas seseorang mampu menjadi kreatif didahului dengan pengalaman. Orang-orang yang berada dalam lingkungan kreatif memiliki ciri cara berpikir yang meloncat-loncat, abstrak. Imajinasinya meletup-letup, mengembara ke segala penjuru mekipun satu dengan lainnya tak saling berhubungan. Nah.. dari pengembaraan itulah kreativitas harus menangkap satu hal yang dianggap tepat. Itulah sebabnya hasil karya creator sering dianggap agak berbeda dengan yang lainnya. Para seniman asyik dengan dunianya yang kadang tak mampu dimaknai orang lain. Para ilmuwan terus menerus tak henti mengembangkan inovasi-inovasinya. Dunia semakin cepat berubah. Perubahan dimaknai dengan beragam, bisa sangat produktif atau yang tidak produktif sekalipun.

Mengembangkan Kreativitas.

Sejak anak-anak hingga remaja adalah proses pematangan diri melalui pengalaman-pengalaman bersentuhan dengan segala hal yang sesuai dengan kematangan emosi dan pikirannya. Saat remaja itulah dimana sebuah proses pembentukan kemandirian dan jati diri yang paling hebat. Energi dan daya keingintahuan begitu besar sesuai dengan perkembangan phisiknya. Saat-saat itulah para remaja perlu mendapat tempat untuk mengembangkan ekspresi mereka. Mereka masih butuh asuhan dari orang-orang yang lebih berpengalaman. Mereka merindukan eksistensinya dihargai di lingkungan sekolah dan sosialnya. Dorongan-dorongan itu harus ada, khususnya dari keluarga dan sekolah. Jika itu semua sudah ada, lalu apalagi yang diharapkan. Segeralah berlari untuk mencari. Dengan usaha yang tekun dan penuh disiplin serta mampu menghargai waktu, Insya Allah untuk menjadi ‘creator baru’ bukanlah mimpi.

Tips kecil untuk menjadi creator.

  • Rajin membaca literature pengalaman orang lain, menonton dan melatih perasaan.
  • Kendalikan emosi untuk berpikir lebih logis.
  • Hargai waktu yang Anda miliki.
  • Manfaatkan sarana dan media yang sudah Anda miliki dengan sebesar-besarnya.
  • Ciptakan ‘Aku’ yang memiliki karakter.
  • Pekalah terhadap gejala perubahan di lingkungan social.
  • Tangkap dan tulis atau record semua ide-ide cemerlang yang Anda dapatkan.
  • Banggakan hasil karya dan pikiran Anda untuk ditunjukkan (bukan sombong).

Terimakasi Anda sudah mau membaca tulisan ini. Semoga bermanfaat.

Media Social, Share!