Membahasakan Ekspresi Anak dalam Nyanyian

Anak-anak adalah masa-masa yang paling membahagiakan. Mata anak begitu bening menggambarkan kedamaian hati. Terkadang kita gemas melihat tingkah polahnya. Anak-anak akan belajar dari lingkungannya, tempat dia bermain-main dengan semua apa yang dilihat dan dirasakan. Salah dalam memberikan lingkungan belajar yang baik, membuat anak menjadi takut dalam menghadapi persoalan dirinya. Oleh sebab itu, dalam sebuah proses yang dalam kecepatan penuh untuk berkembang, ekspresi anak-anak harus mulai ditumbuhkan. Ruang ekspresi dan kreativitas harus dibuka selebar-lebarnya.

Bicara dulu, tentunya jauh dengan masa sekarang. Ruang bermain anak semakin sempit. Saking sempitnya, tidak sedikit anak-anak yang sehari-harinya hanya ditemani televisi dan TV Game. Sudah menjadi kebiasaan, anak-anak senang bernyanyi, menari, menggambar. Tapi boleh kata, lagu anak pun tak ada.¬†Lagu industri, seperti “Sakitnya Tuh Disini” , anak usia 3 – 5 tahun koq bisa fasih. Sementara lagu klasik anak Indonesia, seperti : Naik Delman, Pelangi-Pelangi, Bintang Kecil, dll¬†adalah sebagai bentuk pemeliharaan keluarga dan sekolah. Kalangan industri musik sepertinya tidak ada keinginan untuk memproduksi kembali lagu pop anak-anak seperti jaman keemasan Chica Koeswoyo, Iramaya Sofa, Puput Novel, Joshua, Tasya, Sherina, dll , di masa anak-anak. Ini tetap menjadi pertanyaan semua.

Melalui pembelajaran musik, khususnya di kelas XI SMAN 2 Bandung, sudah beberapa lamanya terus diprogramkan dalam materi unggulan belajar, yakni “Komposisi Musik“, paling tidak menyentuh bagaimana mengenal prosedur menciptakan lagu. Dan lagu anak-anak menjadi pilihan. Dengan asumsi, bahasa anak adalah ekspresi yang sangat luas untuk diterjemahkan, pola ritmik lagu memiliki konsep sederhana, bentuk pengulangan bentuk. Dengan sangat sadar, bahwa seluruh siswa tidak memiliki bakat dan kesempatan yang sama dalam berolah musik. Dan ini bukan menjadi persoalan. Justru itulah yang akan menjadi memperkaya karya-karya yang berkembang.

Apakah itu akan menjadi sebuah bagian yang akan melengkapi ruang ekspresi anak atau tidak, juga tak begitu masalah. Yang terpenting para siswa mendapatkan sebuah pengalaman berharga untuk memperkuat apresiasinya dalam mengenal musik.

Inilah karya-karya yang patut mendapatkan apresiasi yang mendalam. (Karya Lagu Anak Indonesia tersimpan di situs penyedia penyimpan musik gratis, www.soundcloud.com/rumahseni2 ).

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

Dan masih banyak lagi. Proses rekaman semua dilakukan di studio rumahseni2 atau ruang avi. Secara notasi, masih dalam proses penggarapan. Semoga karya-karya yang baik ini pada gilirannya akan bisa dimanfaatkan bagi pengembangan dan memperkaya khasanah Lagu Anak Indonesia.

Media Social, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *