MENYANYI UNTUK HIDUP LEBIH SEHAT

reuni-170911_4Siapapun disepanjang hidup pernah melakukan kegiatan menyanyi. Menyanyi dari kata ”Nyanyian”, yang artinya lantunan melodi yang berlirik/bersyair. Masa kanak-kanak adalah masa dimana nyanyian selalu hidup atau dihidupkan. Ketika dewasa pun, diluang waktu orang bernyanyi.

Apa yang menyebabkan orang-orang dekat dengan kehidupan bernyanyi?

Pertama.

Secara melodis, nyanyian menggambarkan kehidupan manusia. Emosi serta ekspresi berkembang menurun dan meninggi. Ketika melodi meninggi, perasaan kita seolah-olah berada di puncak. Oleh sebab itu, melodi nyanyian dalam musik pop, pada bagian yang disebut refrain, disanalah tempat emosi itu berada di atas. Bahkan tidak sedikit, judul lagu-lagu tersebut berada disana.

Kedua.

Lirik-lirik lagu yang diciptakan oleh pembuatnya bisa jadi menggambarkan ekspresi manusia saat ini. Para pencipta lagu, terus menerus mengekplorasi kata-kata tak ada habisnya. Sebagai contoh, lagu anak diciptakan untuk menciptakan rasa ingin tahu, toleransi, dll. Ketika masuk kepada usia yang lebih tinggi (kurang lebih anak seusia SD), saatnya lirik-lirik lagu mendekatkan rasa cinta terhadap bangsanya, sekolahnya, motivasi, dll.

Ketiga.

Yang paling hebat, dalam nyanyian ketika orang sudah memang menyukai, sepanjang apapun lirik-lirik itu akan keluar memori yang ada di dalam ruang pikiran manusia. Meskipun lagu-lagu tersebut telah sekian lama tidak didengarkan atau dinyanyikan.

Keempat.

Lelahkan orang bernyanyi? Jawaban umumnya tidak. Menyanyi aktivitas yang menyenangkan.

Kelima.

Sadar atau tidak sadar, ketika menyanyi seluruh jiwa dan ruh kita berada dalam perjalanan ekspresi.

Sebuah pemandangan umum di sekolah-sekolah, di tempat umum, di televisi, grup atau klub, tempat-tempat hiburan, nyanyian terdengar bersama hiruk pikuknya jaman. Hadirnya teknologi digital semakin mendekatkan manusia dengan menyanyi.

Sadar atau tidak, penulis berkeyakinan bahwa aktivitas menyanyi adalah HIDUP SEHAT. Pikiran bersih, udara yang masuk ke dalam paru-paru kita sangat teratur dan terkendali. Otot-otot menjadi kendur dan lentur. Pikiran sumpek sejenak harus dilupakan.

Secara teori musik, panjang dan pendeknya kalimat-kalimat musik dan phrase-phrasenya umumnya terdiri dari 4 bar. Sehingga bagi orang-orang yang menyanyi, diperlukan pengelolaan pernafasan yang baik.

Jika seluruh bangsa ini senang bernyanyi, Insya Allah di suatu saat kini akan menuju menjadi bangsa yang sehat.

Media Social, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *