PROFILE

pawLahir di Bandung, 12 Januari 1964, terlahir dengan nama WING WALUYO PANDU, dengan masa kecil dan remaja di keluarga militer, anak ke 5 dari 6 bersaudara. Pandoe seperti disebut alamat halaman ini merupakan nama kebanggaan keluarga, nama yang selalu melekat dalam kehidupan pribadi. Mungkin jika didekat-dekatkan secara berlebihan, pandoe bisa berarti kepanduan, sebuah kiasan yang tulus untuk membawa perubahan.  Tapi tak apalah, paling tidak akan memberi arah pada diri pribadi untuk membagikan segala pengalaman kepada banyak orang apa yang bisa diberikan.

Masa remaja adalah momentum dimana sebuah proses pencarian jati diri, sama dengan kebanyakan remaja pada umumnya, mencari, mencoba, dan terkadang nakal. Musik menjadi sebuah pilihan yang berakhir menjadi pilihan jalan hidup. Terdorong rasa ingin tahu yang lebih besar terhadap musik, dimulai saat di SMP mengikuti program musik Gitar Klasik di Yayasan Musik Bandung (YMB). Masih teringat instruktur saat itu, Andre Pareira. Bangga bisa menjadi murid beliau yang saat itu menjadi pemusik gitar klasik ternama. 2 tahun dihabiskan untuk mengolah gitar klasik.

Musik mulai menjadi saat di SMA. Pergaulan musik di sekolah begitu kuat meskipun tidak punya apa-apa. Lantas bergabung dengan Depot Kreasi Seni Bandung (DKSB), di bawah asuhan musisi ternama Dr.Harry Roesli (alm). Dan saat remaja itulah, remaja Bandung masih sangat kuat persaudaraannya. Dan terkadang atribut sekolah tak menjadi penting, kami bermusik bersama. Nama Elfa Seciora menjadi daerah yang berbeda, tetapi kami tetap satu dalam musik. Teman-teman satu generasi yang masih berlanjut bermusik seperti diantaranya : Dwiki Dharmawan, Ruth Sahanaya, Andre Hehanusa, Yovie Widianto, Lita Zein, Heru Satwa, Imam Pras, Joko Satrio, Dadan, Henky, Enay, Rully Haerul, Danet Primandani, dll. Suatu kesempatan yang hebat saat itu pelajar SMA Bandung bersatu dalam pementasan bersama dalam acara TVRI. Bersama teman : Dicky RAF (alm) SMAN1, Deddy Dharmawan SMAN5, Imam Pras SMAN3, Enay SMAN8  mengajak teman-teman sesama pelajar, berlatih bersama di bawah binaan Depot Kreasi Seni Bandung (DKSB). Perjalanan musik yang begitu kuat mengarahkan melanjutkan kuliah di Seni Musik IKIP Bandung. Musik menjadi bahasa yang lebih serius, menjadi bahasa keseharian. Bahkan malang melintang panggung ke panggung, pentas ke pentas, menjadi sebuah pembelajaran yang yang amat besar mempengaruhi karakter bermusik.  Sempat membuat sebuah group band bernama ‘Avalanche‘ bersama Joko Satrio (gtr), Redih (drm), Dadan (bss), Lita Sugiarto (voc), Andre H (voc), dll. Saya sendiri di belakang piano. Musik yang mengalir lebih cenderung ke genre musik jazz. Mungkin saat itu memang banyak dibutuhkan untuk mengisi cafe-cafe dan lobi hotel di kota Bandung.

01Keseriusan bermusik terus mewarnai kehidupan muda. Hampir semua musik menjadi bahasa keseharian. Mungkin ini datang juga dari lingkungan keluarga, khususnya dorongan kakak terdekat ‘Danisworo Pandu‘ yang lantas menjadi tentara AL. Mencari karakter bermusik terus saya kembangkan dengan banyak mereferensi musik-musik bernafas jazz eksperimental dan rock progressive seperti : Chick Corea, Dave Brubeck, Billy Cobham, Miles Davis, Return To Forever, Weather Reports, Jean Luc Ponty, Jaco Pasterious, Brand-X, Mike Oldfield, Jean Michael Jarre, Queen, Genesis, Vangelis, Jon Anderson, Rick Wakeman, Eberhard Schoner, Stings, dll. Dan hingga kini kaset-kaset itu masih terpajang di rung studio pribadi.

 1988, adalah awal meniti karir sebagai guru. Awalnya ragu, dan menjadi sebuah pertanyaan yang hebat. Di daerah yang sedikit terpencil, dikelilingi hutan karet, di perbatasan Bogor-Sukabumi, tugas menjadi pegawai negeri dijalani. Sekolah itu adalah unit sekolah baru bernama SMA Negeri Cijeruk-Kab.Bogor (sekarang bernama SMAN Cigombong). Sekolahpun masih menumpang di SD. Tapi semua berkata lain, ‘disanalah kuberdiri menjadi pandu ibuku’. Menjadi guru di daerah itulah yang membuat segala-galanya menjadi bisa.  Sebagai guru muda yang relatif tak jauh dengan siswanya, seolah-olah seperti teman sendiri. Bedanya hanya mengantongi sertifikat sebagai guru. Enam tahun bukan waktu yang sedikit untuk berusaha menjadi sosok guru, sosok yang diharapkan menjadi panutan murid-muridnya. Musik yang sebelumnya menjadi sehari-hari, mulai banyak ditinggalkan. Kebiasaan bermusik otomatis hanya seminggu sekali, saat pulang ke Bandung menemui keluarga, sambil mengisi ruang musik di hotel-hotel di Bandung sebagai pemain piano.

slider11994, pulang kandang, mengajukan pindah tugas di SMAN 2 Bandung. Dan sangat bersyukur, di tempat yang baru ini cepat bisa menyesuaikan diri. Sejak itu pula, kampus besar ini seolah-olah menjadi laboratorium bagi pengembangan pengajaran dan pendidikan seni. Sekolah yang terbilang besar ini, ternyata telah memiliki berbagai atribut yang besar dalam dunia seni. Banyak tokoh, banyak figur, banyak nama-nama besar yang pernah ada disini. Juga tak ketinggalan, para siswanya yang memiliki karakter gemar melakukan aktivitas apa saja. Ini semua berperan besar  terhadap proses pencarian bentuk pembelajaran yang pantas diterapkan di sekolah ini. Proses itu terus menerus berkembang hingga tibalah memiliki sebuah pola yang menjadi karakter sekolah ini. Banyak hal yang telah dilakukan penulis dalam proses penyempurnaan pengajaran seni, musik khususnya, bagi siswa SMA. Bersama komunitas rumahseni, terus menerus melakukan pengabdian bagi usaha pengembangan musik sekolah. (baca : rumahseni2). Hasil semua pikiran dan proses itulah yang diniatkan untuk ditulis dalam halaman ini. Berharap ini semua bisa menjadi ruang berbagi bersama bagi pengembangan seni di sekolah. Hal itu diperkaya lagi ketika penulis banyak bergaul dengan para komunitas budayawan yang kerap berkumpul di rumah Harry Roesli, Jl. Supratman 57 Bdg, seperti : Herry Dim, Acep Zamzam Noor, Tisna Sanjaya, Fanky Sahilatua (alm), Yanto Diablo, Ully Sigar Rusadi, Doel Sumbang, Leo Kristi, dll.

Pengalaman :

  1. Membina siswa dalam aktivitas seni di SMA N 2 Bandung, seperti : F2WL, Pekan Seni Pelajar, Resital Perkusi, dll, 1995-sekarang.
  2. Menjadi koordinator program Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional, 2008.
  3. Ketua MGMP Pendidikan Seni SMA kota Bandung dan Jawa Barat (sampai 2008)
  4. Pelatih Paduan Suara dan Musik lainnya.
  5. Praktisi musik dan multimedia.
  6. dll

Pekerjaan Sekarang :

  1. Guru SMA Negeri 2 Bandung – Seni Budaya
  2. Membina aktivitas rumahseni2 – SMAN 2 Bandung.
  3. Genta Nusantara Orchestra – Enhaii Bandung.
  4. Music Director, Arranger, Composser, Recording.
  5. Melatih Paduan Suara dan Vocal Group.
  6. MOGA Voices
  7. WPO (WingPandoeOrchestra)

Afiliasi :

  1. Pencinta Alam GPA SMAN 2 Bandung
  2. Rumah Musik Harry Roesli (RMHR)
  3. Jendela Ide – Bandung
  4. Klubjazz – Bandung
  5. JARGUNI – Jaringan Guru Seni Indonesia

Hoby : Outdoor Activity, Adventure, Otomotif, Electronica, Recording, Grafis Design, Art Aplication Comp Software, Menulis, Membaca Buku Filsafat, Photography, Videograph,  dll

 

Contact :

Identitas Music : djawilproject on myspace , soundcloud & reverbnation.

EMail : wingpandoe@gmail.com

Follow Twitter @wingpandoe

Facebook wingpandoe

website : http://pandoe.rumahseni2.net

 

Media Social, Share!